Home / Kajian SBI / WASIAT KH.BADRI MASHDUQI TERHADAP SESAMA AHLI TAREKAT

WASIAT KH.BADRI MASHDUQI TERHADAP SESAMA AHLI TAREKAT

“Sesama ahli tarekat perlu digalakkan penggalangan saling pengertian, saling hormat-menghormati, saling harga-menghargai, saling dukung-mendukung, saling topang-menopang dan saling tolong-menolong di atas kebaikan dan ketakwaan dengan mengenyampingkan perbedaan-perbedaan sepele yang hanya akan memboroskan tenaga dan waktu di dalam soal-soal yang kurang berarti atau tidak berarti sama sekali.”

“Tidak perlu sesama mereka saling sesat-menyesatkan apalagi kafir-mengkafirkan, sebab amar ma’ruf nahi munkar hanya dibenarkan kalau obyeknya sudah jelas-jelas mujma’alaih, tidak boleh ingkar kepada hal-hal khilafiyah yang masih ada pijakan atau landasan yang dibenarkan oleh garis-garis besar kaidah fiqhiyah. Orang yang yang melakukan ini berarti menyempitkan jalannya Islam dan umatnya (red.).”

“Yang penting di atas segala-galanya itu menetralisir dan membatasinya sehingga tidak meledak pertentangan yang meruncing sehingga menggangu ukhuwah Islamiyah, Imaniyah dan Insaniyah.”

“Tarekat itu akan membawa rahmat, thuma’ninah, sakinah, bahkan akan menciptakan suasana sejuk yang penuh syafaat dan manfaat yang dirasakan oleh alam sekitarnya dan di luarnya asal melalui prosedur dan tata tertib yang sebenarnya. Untuk itu perlu adanya pengajian-pengajian yang khusus di dalam soal-soal yang fardlu ‘ain dalam semua kegiatan dan pertemuan hatta Wazhifah dan Hailalah Jum’at, apalagi pertemuan-pertemuan yang lebih dari itu, harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.”

“Jangan sampai di tarekat ada dua macam bahaya dari dua macam kelompok: 1.Alim Mutahattik, yaitu alim yang tidak menghargai diri dan ilmunya. 2.Jahil Mutanassik, yaitu orang yang bodoh yang tidak mengerti tentang ibadah yang dilakukannya tapi berlagak sufi.”

#Referensi: Makalah KH.Badri Mashduqi tentang tarekat (1987).

About admin

Check Also

Museum KH.Badri Mashduqi

Museum KH.Badri Mashduqi yang diprogram lembaga SBI (Syaikh Badri Institute) amatlah berharga dan menjadi kenangan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *