Home / Artikel

Artikel

Artikel

Bermaulid, Menulis Riwayat Hidup Orang Mukmin Dan Menziarahinya

“Saya menemukan sebuah hadits di dalam kitab Bughyatul Musytarsyidin, halaman 97 (red.),” tegas KH.Badri Mashduqi (pendiri Pondok Pesantren Badridduja Kraksaan Probolinggo Jawa Timur). Dalam hadits tersebut jadi perhatian KH.Badri Mashduqi, yang beliau mengartikannya, seperti ini: “Siapa orang yang menulis sejarah (riwayatnya) orang mukmin sama dengan bermaulid. Dan barang siapa yang …

Read More »

Telusuri Jejak Kiai Badri

Bertahun-tahun lamanya aku selalu rekam jejak sang kiai, “Siapa Kiai Badri Mashduqi?,” tanyaku penasaran. Sesekali aku bertanya kepada santri-santri senior, santri sebelum aku mondok. Banyak sekali yang aku dapatkan dari mereka. Hasil wawancaraku kepada mereka membuat aku semakin termotivasi menelusuri jejak beliau lebih dalam. Kepada santri-santri senior itu aku mendapatkan …

Read More »

Syiiran Nyai Fatmah Mawardi Tentang Belajar Qur’an

Kaule angajak aba’ sadaja Belajar Qur’an papalangaja (Saya mengajak kita semua Belajar Qur’an bersungguh-sungguhlah) Tore pabajeng gik wakto kana’ Pongpong tak kekok sowara genna’ (Mari rajinlah selagi kanak Mumpung tak kikuk suara sempurna) Secara tajwid pembacaanna Kandel tepessa lanjang pandhe’na (Secara tajwid pembacaannya Tebal tipis panjang pendeknya) Reng se eganjar …

Read More »

Kh.Badri Mashduqi Sosok Pejuang Tangguh Tak Terkalahkan Dalam Menghadapi Gestapu Pki

KH.Badri Mashduqi adalh sosok pejuang yang tangguh dan tak terkalahkan. Menjelang pemberontakan PKI, KH.Badri Mashduqi sering tampil dalam pidato, di tengah-tengah masyarakat, beliau seringkali berpidato partai. Masa itu KH.Badri Mashduqi tidak berpenampilan kiai tapi berpenampilan Sakera’an. “Menjelang se berhubungan PKI, pidato Kiai Badri e masyarakat pon apidato partai teros. Masa …

Read More »

Syiiran Nyai Fatmah Mawardi Tentang Rotibul Qur’an

Raje ongghu kautamaanna Oreng se bajeng maca Qur’an-na Sobur ben molje dhe’ ana’ potona Pekker ngarena pas daddi contona Pas tore perhateyagi ongghu Arotib Qur’an jhe’ gu-ragu Bagi eator lamon arotib Pembacaanna kodu patartib Surat Fatiha are Jum’atta Sampe’ dhe’ An’am neka samporna Surat al-An’am e are Sabto Sampe’ dhe’ …

Read More »

Niatnya Orang Masuk Nu Dan Kharisma Alim Ulama

Dikutip dari prasaran Almarhum KH.Badri Mashduqi, sewaktu beliau menjadi pengurus sebagai Rais Tsalis NU Wilayah Jawa Timur (judul: “Prasaran KH.Badri Mashduqi, Wakil Rais Tsalis Syuriyah Wilayah NU Jawa Timur”, Kraksaan, 25 Mei 1979 M./28 J.Akhir 1399 H.): “Orang masuk NU itu niatnya macam-macam. Ada yang ikhlas karena Allah, dia sadar, …

Read More »

Kiai Badri, Madrasah Asas, Dan Kiprah Lulusan Madrasah Asas Di Masyarakat

Kealiman KH.Badri Mashduqi tidaklah asing di Indonesia. Beliau juga dikenal sebagai “Singa Bahtsul Masa’il.” Pendiri Pesantren Badridduja ini sangat haus untuk mengembangkan lembaga-lembaga pendidikan di Pesantren yang diasuhnya. Setelah beliau mendirikan lembaga-lembaga pendidikan, mulai dari tingkat anak-anak, Raudlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA), …

Read More »

Perhatian KH.Badri Mashduqi Terhadap Wadah Minuman Yang Tidak Ditutupinya

Seringkali ketika kita menamu mendapati suguhan berupa minuman, seperti, minuman kopi, minuman teh dan minuman yang lainnya. Terhadap minuman yang wadahnya tidak terdapat tutupnya, KH.Badri Mashduqi memberikan pesan agar wadah tersebut untuk ditutupinya. Sebab menurutnya, mudah saja wadah minumannya dimasuki penyakit. Tentang hal ini penulis diceritakan oleh seorang haddamnya: “Tutuplah …

Read More »

KH Badri Mashduqi Kagumi Guru Ngaji Di Musholla

Suatu ketika KH.Badri Mashduqi diundang ceramah di sebuah Musholla milik seorang santri beliau. Namanya Pak Ma’il (suami ibu Sum) di daerah Kraksaan. Usai ceramah, Kiai Badri masih menyempatkan duduk sebentar di rumah Pak Ma’il. Kemudian Pak Ma’il menyampaikan kepada Kiai Badri mengenai kegiatan mengajar santri di Musholla. Pak Ma’il mengungkapkan …

Read More »

Karomah Kh.Badri Mashduqi Di Pulau Giliraja Sumenep

Sewaktu penulis masih sekolah di MI/MTs Nurul Ulum Desa Banmaleng, Kec. Giligenting, Kab. Sumenep, di Yayasan Pesantren Nurul Ulum sempat mengundang Almarhum Almaghfurlahu KH.Badri Mashduqi. Seingat penulis sekitar tahun 1989/1990. Acaranya, Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW. Sempat juga diundang untuk kedua kalinya di pulau ini (Gili Raja), tapi Alm.KH.Badri Mashduqi …

Read More »