Bhenning Sastra Nusantara

Kutulis puisi ini Dalam bhenning sastrawi Seiring gema shalawat nabi Para santri gelorakan syair-syair untuk negeri Di sana Di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo adalah saksi sejarah Muktamar Sastra yang pertama kali Perhelatan kesusastraan untuk negeri Tampil para kiai sastrawan dalam parade puisi KHR.Achmad Azaim Ibrahimy baca puisi KH.D.Zawawi Imron …

Read More »

Dari Pembukaan Muktamar Sastra, Hatiku Merasa, Cinta Dan Bahagia

Sehari sebelum pelaksanaan acara Muktamar Sastra 2018, sebuah perhelatan kesusasteraan ruang bertemu ratusan tokoh dan penggiat sastra dari penjuru nusantara, di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Sukorejo Situbondo, sebelumnya saya menghadap pengasuh Pesantren Badridduja (KH.Tauhidullah Badri). Saya matur kepada beliau tentang naskah Qasidah Nahdliyah karya KH.Badri Mashduqi. Saya perlihatkan kepada beliau …

Read More »

Umat Islam Jangan Terpesona Dalam Perayaan Tahun Baru Masehi

(Sebuah Inspirasi Hasil Karya KH.Badri Mashduqi untuk Umat Islam Berperadaban) “Umat Islam harus bangga dan merasa puas dengan agamanya yaitu Islam yang sudah cukup lengkap dan sempurna, tidak perlu tambahan-tambahan atau tambalan-tambalan dari isme-isme atau agama lain sepanjang menyangkut soal-soal yang prinsipil” KH.Badri Mashduqi, Pendiri Pondok Pesantren Badridduja, Kraksaan Probolinggo …

Read More »

Mengapa Kh.Badri Mashduqi Menangis Terhadap Kondisi NU?

Besarnya perhatian KH.Badri Mashduqi terhadap NU bukan alang kepalang, sehingga manakala NU “dirundung masalah” membuatnya beliau menangis seraya berupaya untuk mengatasinya. Kenapa KH.Badri Mashduqi menangis terhadap kondisi NU? Berikut KH.Badri Mashduqi menyatakan: “Saya menangis karena mengingat kondisi NU yang amburadul, yang bertumpu pada 3 hal: (1) Erosi akidah Ahlussunnah Wal …

Read More »

KH.Badri Mashduqi; Kiai Sang Guru Bangsa

“Negara akan hancur kalau kemakmuran tidak merata” KH.Badri Mashduqi, Pendiri Pondok Pesantren Badridduja, Kraksaan, Probolinggo, Jawa Timur KH.Badri Mashduqi, ulama Jawa Timur, kelahiran Prenduan Sumenep Madura, pendiri Pondok Pesantren Badridduja, Kraksaan, Probolinggo ini adalah sosok yang berjiwa besar agar bangsa Indonesia paham sejarah kenegaraan dan memiliki wawasan yang berdasarkan Pancasila, …

Read More »

Menjadikan Dokumen KH.Badri Mashduqi Sebagai “Dokumen Hidup”

Menelusuri dokumen KH.Badri Mashduqi tidak semudah kita bayangkan. Selain membutuhkan ketelitian dan kepedulian untuk menjaganya, agar dokumen yang beliau miliki terawat dengan baik juga dibutuhkan biaya perawatan. Adanya dokumen asli tidak jarang akan musnah begitu saja jika tidak seorang pun terdapat yang merawatnya. Jika kemudian terdapat sebagian santri KH.Badri Mashduqi …

Read More »

KH.Badri Mashduqi Dan Cara Pandang Arnold Toynbee Dalam Konteks Peradaban Dunia

Menyikapi peradaban dunia, di abad teknologi, KH.Badri Mashduqi memiliki cara pandang yang luas, tidak sebatas dari perspektif atau sudut pandang keislaman saja tapi beliau juga memandang perkembangan abad teknologi dari sudut pandang seorang tokoh sejarawan Inggris, Arnold Toynbee. Sekilas tentang, Arnold Toynbee, ia adalah sejarawan Inggris yang terkenal melalui bukunya …

Read More »

KH.Badri Mashduqi: “Berdosa kepada Allah kalau Saya Tidak Menyuarakan Kepentingan Rakyat”

Almarhum almaghfulah KH.Badri Mashduqi tergolong sosok berpengaruh, terutama di Jawa Timur. Yang patut diteladani dari KH.Badri Mashduqi adalah beliau tidak silau terhadap jabatan. Terbukti, beliau pernah dicalonkan menjadi anggota DPR/MPR tapi beliau menolaknya. Berikut KH.Badri Mashduqi menyatakan: “Perlu apa saya sebagai wakil rakyat tapi tidak representatif mewakili rakyat. Berdosa kepada …

Read More »

Politik Kebangsaan KH.Badri Mashduqi

Politik bagi KH.Badri Mashduqi adalah menjadi bagian dari kehidupan yang diharapkan berorientasikan kepada persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa. Bagi kita umat Islam yang mayoritas di negeri tercinta (Indonesia), khususnya yang duduk sebagai wakil rakyat, janganlah hanya mementingkan partai politiknya saja. Begitulah harapan besar KH.Badri Mashduqi. Beliau memang telah tiada, …

Read More »

Pentingnya Mensyukuri Nikmat Di Negara Pancasila

KH.Badri Mashduqi (pendiri Pondok Pesantren Badridduja, Kraksaan, Probolinggo, Jawa Timur) di waktu mengisi acara Silaturrahim Ulama Ahlussunnah wal Jamaah di Jakarta pada 4 November 1996, dengan judul makalahnya, “Ahlussunnah Wal Jamaah, Stabilitas dan Ketahanan Nasional,” yang di dalam isi makalahnya tersebut dinyatakan, betapa kita bangsa Indonesia patut mensyukuri hidup di …

Read More »